Sunday, February 3, 2008

SEJARAH OPTIONS

Walaupun tidak diketahui secara pasti sejak kapan pertama kalinya kontrak Options diperdagangkan, namun diperkirakan para ahli matematika dan ahli filsuf sejak jaman Romawi dan Yunani dulu telah menggunakan metode yang sama seperti kontrak Options.Para ahli matematika dan ahli filsuf tersebut saat itu yakin akan prospek buah Zaitun (olive) saat itu kedepan akan sangat baik, sehingga menggunakan Options untuk mengantisipasi harga dikemudian hari. Saat musim sepi, dimana permintaan akan olive tidak ada, mereka memperoleh hak dengan harga sangat rendah dan kemudian menungu permintaan sedang banyak sehingga harga naik tinggi sekali, karenanya mereka yang mempunyai hak untuk membeli di harga perjanjian yang rendah tadi, menggunakan haknya guna mendapatkan hasil berlipat ganda.Di Belanda pada awal tahun 1660an, perdagangan kontrak Options untuk bunga Tulip mulai dikembangkan.
Pada awalnya pedagang bunga Tulip menggunakan Call Options (Hak Beli) untuk memastikan harga yang layak untuk memenuhi permintaan. Disaat yang bersamaan, para petani bunga Tulip menggunakan Put Options (Hak Jual) untuk memastikan harga jual yang memadai.
Tetapi perdagangan kontrak Options di Belanda ini tidak bertahan lama, setelah para spekulan saat itu ikut memperdagangkan kontrak Options untuk mencari keuntungan. Saat harga pasar sedang jatuh, banyak sekali spekulan-spekulan yang tidak mampu memenuhi kewajiban mereka, sehingga membuat perekonomian hancur pada saat itu. Tidaklah mengejutkan, dalam situasi atau market yang tidak ada regulasi pada saat itu, para spekulan telah mencemari kepentingan-kepentingan pihak-pihak yang terkait atau benar-benar berkepentingan terhadap kontrak Options tersebut, yaitu para petani maupun para pedagang bunga Tulip.Kejadian yang kurang lebih serupa seperti di Belanda, terulang di Inggris kira-kira 100 tahun kemudian sejak kejadian di Belanda.


AWAL PERMULAAN OPTIONS DI AMERIKA
Di Amerika perdagangan kontrak Options pertama kali ada, tidak lama setelah adanya perdagangan saham. Di awal abad ke-19, Kontrak Options (Call Options maupun Put Options) dikenal sebagai Privileges (Hak Istimewa), tetapi tidak diperdagangkan di bursa.Karena bermacam-macam perjanjian yang bisa dibuat, maka saat itu hanya tergantung kepada pihak pembeli maupun penjual yang sepakat untuk menemukan satu sama lain.Kemudian diikuti oleh perusahaan-perusahaan yang mulai menawarkan dengan lebih spesifik melalui iklan-iklan di Koran.Tidak seperti apa yang terjadi di Belanda dan Inggris jaman dulu, Options di Amerika secara spesifik dirumuskan dengan penelitian-penelitian yang serius dan cermat. Sekalipun telah diresmikan oleh Investment Act pada tahun 1934, didirikan badan khusus untuk mengawasi perdagangan dengan nama Securities & Exchange Commission (SEC).Pada awalnya, perkembangan Options relatif lambat. Saat tahun 1968 saja jumlah kontrak yang diperdagangkan tidak lebih dari 300 ribu kontrak, karena saat itu para investor melakukan deal (perjanjian) lewat telepon, sedangkan disatu sisi mereka susah mengetahui apa yang sedang terjadi di market pada saat itu dan kendala-kendala lainnya.Adalah, Joseph W.Sullivan, Wakil Presiden Bagian Perencanaan pada Chicago Board of Trade (CBOT) saat itu, yang pertama kali meneliti kemungkinan-kemungkinan untuk diversifikasi ke pasar Options. Dia menghitung dari dua segi kemungkinan yang adil bagi kedua belah pihak dalam berbagai situasi dan keadaan pasar (market) yang bisa terjadi.Kemudian dia menyimpulkan bahwa ada dua unsur kunci yang hilang atau tidak ada. Dia menyadari bahwa unsur-unsur yang mempengaruhi harga Options itu terdiri dari banyak variable atau faktor tak tetap. Lalu dirumuskan standarisasi harga perjanjian masing-masing kontrak (strike price), waktu kontrak Options kadaluarsa (Expired Date), ukuran (Size) yang sekarang, umunya kita kenal 100 lembar untuk tiap-tiap 1 kontrak Options, dan unsur-unsur lainnya yang bersangkutan. Yang paling penting adalah, dia merekomendasikan atau memperkenalkan ciptaaannya sebagai perantara resmi dari kontrak yang ada, dan menjamin penyelesaiaannya (Settlement), dimana saat ini dikenal sebagai Options Clearing House.Guna menggantikan dealer Options yang dulunya hanya sebagai perantara antara pembeli dan penjual, CBOT mendirikan Chicago Board Options Exchange (CBOE) dan mulai memperdagankan Call Options pada 16 saham pada 26 April 1973. Pada hari pertama terjadi transaksi sebesar 911 kontrak dan kemudian meroket menjadi 200.000 kontrak lebih di tahun berikutnya.Kemudian bank-bank dan perusahaan-perusahaan asuransi memasukkan Options kedalam portofolio mereka, membuat perkembangan Options berkembang semakin pesat, hingga pada akhir tahun 1974 saja, rata-rata jumlah kontrak Options yang diperdagangkan telah mencapai rata-rata 200.000kontrak perhari.

0 comments: